Minggu, 06 Mei 2012

Juara Harapan II Tk.Propinsi Jawa Tengah

Pada tanggal 23 s.d 26 April 2012, Tim dari SD Negeri Brebes 01 berhasil meraih Juara Harapan II pada Simposium Model Penanaman Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan bagi Guru SD Tk.Propinsi Jawa Tengah. Setelah melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan, dari anggota tim yang diwakili oleh Tri Makno Hartanto,S.Pd.,Zaenal Abidin,S.Pd.SD,Yusti Puspitawati,S.Pd. akhirnya membuahkan hasil, meski capaiannya belumlah di puncak tangga kejuaraan, tetapi ini merupakan salah satu bukti bahwa berkat perjuangan,kerja keras, dan doa akhirnya mendapatkan hasil yang sepantasnya sebagai juara Harapan II. Adapun secara lengkapnya peraih kejuaraan pada Simposium Penanaman Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan Bagi Guru SD Tingkat Propinsi Jawa Tengah adalah sbb; Juara I Kab.Sukoharjo,Juara II Kab.Purworejo,Juara III Kota Surakarta, Juara Harapan I Kab.Demak, Juara Harapan II Kab.Brebes,Juara Harapan III Kab.Boyolali.
Piala,Piagam Kejuaraan,uang pembinaan diperoleh masing-masing mulai 10 juta, 7,5 juta, 5 juta, 4 juta, 3 juta, dan 2,5 juta. Sebuah perjuangan yang pantas disyukuri.

Jumat, 24 Februari 2012

Pengabdian dan Loyalitas

Waktu begitu cepat berlalu,kesibukan demi kesibukan kurasakan begitu padatnya.Ini bisa dilihat dengan postingku di blog ini yang sudah 2 tahun tidak kuperbarui. Mungkin bagi pembaca yang setia pasti bertanya-tanya. Kemanakah Pak Tri? Apakah yang dilakukannya sepanjang 2 tahun tidak aktif di blognya? Bila dijabarkan rasa-rasanya tak cukup media ini mengungkapkannya.Tetapi event-event besar yang akan sangat kukenang adalah ketika mulai tahun 2009 aku harus mutasi ke SD Negeri Brebes 01, adaptasi dengan lingkungan dan teman-teman guru harus kulakukan sebaik-baiknya. Sedikit demi sedikit tetapi pasti gebrakan demi gebrakan mulai terlihat di SD tempat tugasku yang baru.Banyak kejuaraan yang diraih siswa-siswi SD Negeri Brebes 01. Tahun 2010 aku dipercaya menjadi Ketua KKG Gugus Kartini, Gugus ini sudah lama mati suri, perlahan dan pasti dengan beberapa pengurus yang kupandang mampu membantuku menjalankan tugasnya, sudah berkali-kali mendapat kunjungan baik dari lokal satu Kecamatan,maupun luar Kecamatan bahkan di luar Kabupaten.Bukti nyata dari itu semua adalah ketika Gugus Kartini Alhamdulillah menjadi juara II Lomba Gugus Tingkat Kabupaten Brebes.Tahun 2011 yang baru saja berlalu tidak mungkin bisa kulupakan juga ketika tanpa disangka-sangka aku pribadi dengan dukungan keluarga,tetangga,teman-teman satu sekolah,dan para pembina/pengawas di UPTD Kec.Brebes mampu meraih Juara I Guru Berprestasi,dan di tingkat Propinsi setidaknya memperbaiki peringkat yang pernah mewakili Brebes pada tahun-tahun sebelumnya,yakni peringkat 6 atau Juara harapan III.Tidak itu saja kesibukan yang harus kulalui setiap harinya, di tingkat RT pada pemilihan kepengurusan yang baru,jabatan sekretaris RT pun masih melekat padaku, Dan yang juga sangat menyita waktuku adalah mulai tahun 2011 aku melanjutkan studi ke jenjang S2 Prodi Manajemen Pendidikan Unnes, yang tentu saja harus aku selesaikan dengan baik. Sedangkan pada awal Maret tahun 2012 oleh Dinas Pendidikan akhirnya terpilih sebagai Guru Terpuji. Layakkah...kupasrahkan semuanya kepada Allah SWT.Semoga impian itu akan menjadi kenyataan.Amien

Jumat, 26 Februari 2010

SD Negeri Brebes 01

Baru beberapa bulan berada di SD Negeri Brebes 01, rasanya kedekatan dengan siswa-siswi terasa bagaikan sudah bertahun-tahun. Unik,manis,manja,nakal...itu yang kurasakan,tapi semangat heroiknya jangan ditanya...Luar Biasa. Penyesuaian dengan kondisi yang baru sudah pasti harus saya lakukan, tetapi capaian prestasi ayo kita tingkatkan. Bagi guru-guru senior tidak usah sungkan-sungkan untuk selalu belajar bersama,kebersamaan mesti kita jaga sebaik-baiknya. Siapapun yang bertugas di SD Negeri Brebes 01 harus menjadi satu tim yang padu. Pembenahan perlu dilakukan dari diri masing-masing,akui bila memang masing-masing dari kita memiliki kelemahan.Adalah biasa bahwa setiap insan memiliki kekurangan, dan so pasti kita tunjukkan kelebihan kita untuk hal-hal yang baik.Tidak usah membedakan antara yang muda dan tua,belum tentu yang lebih tua bisa berpikir lebih dewasa. Kembali ke tujuan kita semula, didik siswa-siswi kita karena mereka masa depan bangsa, generasi penerus bangsa.satukan tekad meraih prestasi, dan tetap semangat !!!

Sabtu, 05 September 2009

Ramadhan 2009

Ramadhan tahun 2009, banyak hikmah yang harus kuambil.Di satu sisi aku mendapatkan kebahagiaan dan kepercayaan dengan di mutasi di sekolah yang terletak di kota, namun di sisi lain ada kesedihan karena ayah sang istri harus pulang ke Rahmatullah.Ayah mertuaku yang biasa membereskan segala hal tentang bangunan rumah telah pergi. Sedih ketika aku ingat akan kenangan-kenangan dahulu.Ingat bila saat-saat bersama melewati perjuangan kehidupan yang dilalui dengan derasnya cobaan-cobaan. Namun kepergian Ayah mertua tepat di hari yang baik, malam Jumat dan masih di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah.Semua itu menjadikan aku harus berinstropeksi diri akan kesalahan-kesalahan yang telah kuperbuat di masa yang telah lalu.Semoga Allah SWT memberikan aku dan keluarga kesehatan, risqi yang melimpah untuk tetap lurus di jalan-Mu Ya Allah.

Sabtu, 08 Agustus 2009

Semangat 45 di Griya Praja

Tepat Hari Ulang Tahun Ke-64 Kemerdekaan RI, warga perum Griya Praja Pasarbatang Brebes mengadakan acara untuk memeriahkan acara rutin bulan Agustus setiap tahunnya. Namun ada nuansa yang sangat berbeda bila dibandingkan dengan perayaan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Mengapa ? Karena perayaan tahun ini wilayah Perum Griya Praja telah dimekarkan menjadi 4 RT di RW 13 kelurahan Pasarbatang. Lihat saja, ada pertandingan Futsal yang begitu menguras tenaga, semangat 45 dari para peserta wakil dari masing-masing RT begitu menggelora, tidak peduli keringat bercucuran, sarung pun melorot para bapak tetap bergairah untuk memasukkan bola demi meraih kemenangan.Reporter sekaligus wartawan beken "Mas Diun" selalu saja membuat meriah setiap acara. Aset Perum Griya Praja yang satu ini merupakan sosok warga yang teramat peduli pada komplek perumahan ini. Ibu-ibu Perum Griya Prajapun tak kalah perjuangannya, tangkap belut, tangkap ikan, pun ketika harus berjuang dalam lomba secara berkelompok membuat nasi goreng yang bagi kalangan ibu-ibu adalah hal yang mudah, tetapi ketika harus dilakukan dalam suasana lomba, aroma nasi goreng yang disajikan benar-benar bersaing. Saya yang kebetulan menjadi salah satu dari dewan juri
benar-benar takjub, rasa dan kelezatan nasi goreng yang dari 4 RT tersebut, benar-benar beda tipis,cara penyajian juga sangat bervariasi. Satu hal yang sangat bisa dibanggakan adalah meski berjuang untuk kemenangan RT masing-masing, namun suasana keakraban keceriaan dan kedamaian tercermin baik di Perum Griya Praja. Generasi penerus di lingkungan ini, anak-anak yang cantik dan manis pun berjuang dengan sekuat tenaga untuk meraih kemenangan dalam lomba makan kerupuk,balap kelereng,tangkap ikan,pentung plastik,dll. Semoga keakraban yang tercipta akan selalu terpelihara dalam situasi apapun dan di segala masa. Amien.

Minggu, 31 Mei 2009

Sertifikasi Guru

Ini cerita berkaitan dengan program sertifikasi guru yang digulirkan pemerintah.Dari peristiwa yang kualami dengan penuh kesabaran, hati ikhlas... dan lapang dada membuatku semakin yakin bahwa Tuhan benar-benar Maha Adil. Cerita ini saya awali ketika saya berkesempatan mengikuti Program sertifikasi guru tahun 2008. Waktu pendataan calon peserta sertifikasi guru tahun 2008, karena adanya "Kuota", aku hampir saja tidak bisa ikut mengumpulkan berkas Portofolio.Setelah kuteliti dari guru SD di Kecamatan Brebes, ada teman seangkatan yang golongannya sama, pangkatnya sama terus umurnya lebih muda dari aku kenapa bisa masuk, sementara sesuai aturan urutannya adalah bila Masa kerja, golongan ruangnya sama, maka penentuan berikutnya adalah usia.Ketika aku menanyakan ke Dinas Pendidikan kab.Brebes, ternyata data masa kerja keseluruhan ternyata salah, aku lalu meminta dibetulkan dengan membawa SK CPNS-ku.Dengan pembetulan tersebut tidak serta merta aku bisa ikut sertifikasi guru tahun 2008, dan Dinas tidak bisa disalahkan karena data berasal dari tingkat dibawahnya, yaitu Cabang Dinas P&K Kec.Brebes, ketika kutanyakan kepada staff yang mengurusi, jawabannya dasar penulisan masa kerjanya dari Laporan bulan yang dibuat sekolah.Ah,...rasanya lemaslah semuanya.tetapi luar biasa aku tidak marah, malah batinku tersenyum...Kulihat "NameTag"yang terpasang di baju seragam PSH-ku.Aku berguman namaku Tri Makno Hartanto, aku memang ditakdirkan untuk selalu "Nrimo ing Pandum",sedikitpun aku tidak merasa jengkel,aku hanya bisa memberitahu keadaan tersebut kepada Kepala Sekolahku, bahwa hal ini terjadi karena Laporan bulan yang dibuat cuma berganti nama bulan, tanpa mengganti dengan data masa kerja yang terus bertambah pada setiap guru yang ada di SD Negeri Kaliwlingi 02 tempat aku bertugas. Maksud aku mengutarakan kepada Kepala Sekolah, agar lebih hati-hati untuk mengontrol data yang dikirim ke cabang dinas agar tidak merugikan anak buahnya.Tetapi ya begitu...Kepala sekolah cuma tertawa...Wah..nyong ora ngecheck ya, tanpa merasa berdosa.Tapi biarlah...begitu batinku,saat itu aku di SMS Temanku...supaya bersabar bahwa kalau rezeki tidak akan kemana-mana.Setelah pulang sekolah, baru saja sampai di rumah aku didatangi staf cabang dinas agar segera ke Dinas P dan K kab.Brebes untuk mengisi blangko calon peserta sertifikasi 2008, karena ada nama ganda pada peserta yang sudah dipanggil.Alhamdulillah saat itu segera aku mengisi seluruh blangkonya dengan agak tergesa-gesa karena Dinas sudah hampir jam tutup kantor.Malamnya langsung kususun berkas Portofolioku yang sudah kupersiapkan dengan rapi. Setelah prosee pengumpulan,penantian pengumuman, lagi-lagi Allah memberiku anugerah. Aku lulus,...sertifikatpun sudah di tangan. Kini di akhir bulan Mei 2009, dengan sangat berharap kutunggu tunjangan profesi yang seharusnya sudah diterima oleh para guru peserta sertifikasi 2008 mulai bulan Januari 2008, Insya Allah semua akan membawa berkah...ini adalah tulisan kecil sepenggal cerita dari seorang guru yang mengabdikan diri di dunia pendidikan dengan bekerja ikhlas, dan Nrimo.

Jumat, 15 Mei 2009

Griya Praja

Rasa-rasanya tidak terasa sudah hampir 4 kali lebaran tinggal di Perumahan ini. Sebuah perubahan saya temukan sangat drastis, penuh dinamika dan membuatku terpacu untuk maju. Bagaimana tidak ? Sebelum menempati perumahan ini, saya merasa hidup terkekang (kayak lagu aja...) Organisasi sosial seperti RT,RW...sepertinya tidak berfungsi seperti seharusnya di tempat saya tinggal yang dulu. Kegiatan cuma monoton saja. Bosaaaan rasanya. Begitu menempati sebuah rumah pada lokasi yang sesuai hasil undian waktu itu (Saat undian kuajak putraku, dan kupesan agar ketika Bapaknya mengambil undian untuk turut berdoa agar mendapat lokasi rumah yang berhadapan dengan tembok, tidak usah ada kelebihan tanah karena saat itu uangnya cuma ngepas), ternyata berhasil, Allah mengabulkan doaku dan doa putraku. kalau saat itu aku mendapat rumah yang ada kelebihan tanahnya, bingung harus cari kemana uangnya, lokasi rumah yang berhadap-hadapan dengan tetangga juga kurang kusenangi karena aku paling suka menyendiri, cari inspirasi, dan situasinya tenang. ternyata..o, ternyata benar-benar berkah bagiku dan keluargaku...karierku terus melesat. Rizki dari Allah selalu datang dan saat-saat kritispun tanpa diduga selalu datang. Aku mesti bersyukur, karena tetangga baik-baik semua. Rasanya damai , dan bersama keluarga Insya Allah kebahagiaan di dunia dan akhirat kucapai.